Wednesday, 11 June 2014

Wacana

Wacana

“Bosen nih, lo ada film baru ga? Yang seru gitu buat ditonton.” Tanya Rafa kepada kedua temannya Baim dan Putra.
“Ada nih, gue baru beli dvd film 5cm. Udah pada nonton belom?” Sahut Baim.
“Belom-belom, kemaren niatnya mau nonton film itu di bioskop sama pacar, tapi lupa kan gue ga punya pacar. Jadinya ga jadi deh.” Jawab Putra sambil memasang muka polos.
“Yaudah ayo nonton deh, gue juga belom nonton nih!” Sahut Rafa.

Akhirnya mereka bertiga menonton film itu di kostan temannya Baim, karena mereka bertiga tidak punya kostan. Adegan demi adegan berlalu. Mereka bertiga seakan larut kedalam film dan menghayatinya, ditemani dengan keripik singkong yang dibelinya di toko waralaba dan segelas kopi yang dipesan di warung depan kostan.

Tak terasa film pun habis dan mereka bertiga menjadi tertantang setelah menonton film tadi.

“Pokoknya kita harus naik gunung!” Ucap Rafa.
“Iya, gue ga bisa diem aja dirumah, mumpung masih muda harus cari pengalaman baru! Gue mau naik gunung! “ Ucap Putra dengan semangant membara.
“Jadiin nih ya, gimana kalo minggu depan, gue yang mesen tiket keretanya. Setuju?” Tanya Baim.
“SETUJU!” Rafa dan Putra serempak menjawab.

Setelah membuat janji akhirnya Baim membeli tiket kereta api untuk tiga orang yang akan berangkat pada hari minggu jam 6 pagi. Baim segera memberitahu teman-temannya untuk mempersiapkan semua peralatan yang diperlukan dan memberikan tiket yang telah dibeli tadi.

Hari-hari berlalu, semangat setelah menonton film pun makin hari makin memudar. Seakan hampir lupa dengan janji yang mereka buat, pada hari sabtu itu mereka jalan-jalan ke mall. Pada saat sedang asyik mengobrol tiba-tiba Rafa teringat akan janji mereka.

“Bro, besok kan kita harus ke stasiun pagi-pagi.” Ucap Rafa.
“Emang kita mau ngapain ke stasiun pagi-pagi, mau ngepel stasiun? Hahaha” Jawab Putra dengan bercanda.
“Ohiya, kita kan janji mau naik gunung, inget ga? Waktu itu kita habis nonton film 5cm! Tiketnya udah gue pesen lagi. Duuuh…” Jawab Baim sambil menggaruk-garuk kepalanya.

Mereka bertiga seakan lupa dengan janjinya. Setelah mengobrol sengit membicarakan tentang naik gunung esok hari, Putra menemukan topik baru yang bisa menggeser topik tentang naik gunung. Akhirnya merka mengobrol sampai larut malam. Keesokan harinya mereka bertiga tidak ada yang bangun pagi, semuanya kesiangan dan otomatis tiket kereta yang sudah dipesan hangus dan janji mereka berakhir hanya sebagai wacana.

No comments:

Post a Comment