Monday, 24 March 2014
Android Nokia
KOMPAS.com — Nokia sudah menaruh perhatian pada Android sejak tiga tahun lalu. Namun, Nokia malu-malu mengadopsi Android karena telanjur menjalin kemitraan eksklusif dengan Windows Phone. Sebagai jalan tengah dan agar terlihat tidak bergantung sepenuhnya pada Google, Nokia melakukan modifikasi besar pada sistem robot hijau hingga terciptalah Android rasa Windows Phone.
Eksperimen Nokia terhadap Android sudah dimulai sejak 2011. Tanda-tanda itu terlihat ketika beredar foto ponsel Nokia N9 yang menjalankan Android 2.3. Foto ini diyakini bukan rekayasa.
Nokia menjadi "pengagum rahasia" sistem operasi Android. Bahkan, CEO Nokia Stephen Elop dibuat galau. Ia mempertimbangkan agar Nokia mengadopsi Android demi menyelamatkan bisnis ponselnya yang sedang terpuruk. Terlebih lagi, pertumbuhan pengguna Android sangat pesat serta mendapat banyak dukungan dari pengembang aplikasi.
Sekitar akhir tahun 2013, seorang sumber tepercaya mengatakan kepada KompasTeknobahwa Nokia memang serius menggarap Android. Namun, sumber itu mengatakan, Android yang dikembangkan Nokia ini lain daripada yang lain.
Kepala Desain User Interface Nokia saat itu, Peter Skillman, disebut-sebut sebagai orang yang berperan besar dalam pengembangan Android di Nokia. Selain Skillman, ada Egil Kvaleberg yang memimpin penelitian dan pengembangan, desain sistem, dan arsitektur ponsel Android Nokia.
Beberapa pekan kemudian, beredar kabar Nokia sedang mengerjakan proyek yang disebut "Asha on Linux".
Dengan status super-rahasia, Nokia memproduksi 10.000 unit perangkat purwarupa yang secara fisik mirip ponsel seri Asha tetapi menjalankan Android. Perangkat ini diproduksi oleh pemanufaktur Foxconn di China dan menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 200 seri 8225Q.
Karyawan Nokia menyebut perangkat itu dengan kode nama "Normandy." Ini hanyalah sebuah kode nama, bukan merek dagang ataupun nama resmi untuk dipasarkan.
Hingga pada Januari 2014, beredar kabar bahwa ponsel pintar Android itu diberi nama resmi Nokia X.
Ini bukan seperti Android yang diadopsi oleh Samsung, Sony, HTC, dan produsen ponsel lainnya. Proyek ini hanya memanfaatkan sistem operasi Android yang bersifat open source(terbuka) tetapi tidak menyertakan layanan atau aplikasi Google.
Sejak awal, KompasTekno meyakini bahwa Android yang dikembangkan Nokia mirip seperti sistem pada tablet Kindle Fire buatan Amazon. Perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat itu tidak memungkinkan pengguna Kindle Fire untuk mengunjungi Google Play Store, atau berselancar internet dengan Chrome, atau memakai aplikasi asli Gmail.
Pengembangan Android terus berlanjut meskipun unit bisnis ponsel Nokia dibeli oleh Microsoft pada September 2013.
The Verge melaporkan, Microsoft terkesan "tidak suka" dengan proyek Android yang dijalani Nokia. "Ada terlalu banyak intrik politik" dengan keputusan Nokia mengadopsi Android. Peluncuran Android Nokia bahkan dikabarkan terancam batal. Di sisi lain, beberapa petinggi Microsoft menilai ponsel Android dari Nokia dapat menjadi kuda troya untuk meningkatkan adopsi Windows Phone.
Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2014/03/03/1102341/Sejarah.Kelahiran.Android.Nokia.X
Tuesday, 28 January 2014
"Jailbreak" iOS 7 Cuma Perlu 5 Menit
KOMPAS.com - Sistem operasi mobile terbaru Apple, iOS7, akhirnya takluk di tangan "evad3rs". Kelompok komunitas hacker tersebut merilis tool jailbreak bernama evasi0n7 untuk OS tersebut.
Sebagaimana dikutip dari The Telegraph, software tersebut diklaim mampu men-jailbreak perangkat iPhone, iPad, atau iPod yang menjalankan sistem operasi iOS versi 7.0 hingga 7.0.4.
Proses jailbreak memungkinkan pengguna perangkat iOS memasang software dari sumber selain Apple App Store. Aplikasi yang di-install pun tak harus mendapatkan izin resmi dari Apple, termasuk buatan pihak ketiga.
Tool evasi0n7 bisa digunakan di komputer berbasis Windows, Mac OS X, atau Linux. Perangkat iOS yang akan "dibobol" dihubungkan ke komputer melalui kabel USB. Prosesnya hanya memakan waktu 5 menit.
Meski begitu, pembuatnya mengimbau pengguna agar berhati-hati menggunakan tool yang satu ini karena memiliki masalah kompatibilitas dengan Cydia, toko aplikasi populer yang menyediakan konten untuk perangkat hasil jailbreak.
"Mohon backup terlebih dahulu sebelum memasang tweak dari Cydia karena perangkat Anda bisahang di proses booting," bunyi imbauan dari evad3rs tersebut.
Kelompok ini juga menuai kritik dari komunitas jailbreak karena memaketkan toko aplikasi China bernama Taig bersama tool buatannya. Pasalnya, Taig menyediakan sejumlah besar aplikasi ilegal, sementara evad3rs mengklaim diri "anti bajakan".
Evad3rs meminta maaf terkait hal tersebut dan untuk sementara ini telah berhenti memaketkan Taig dalam aplikasinya.
Men-jailbreak perangkat iOS sendiri bukanlah tindakan ilegal, tapi Apple mengingatkan bahwa praktik tersebut akan menghilangkan garansi perangkat yang bersangkutan.
"Jailbreak menghilangkan lapisan sekuriti yang didesain untuk melindungi perangkat dan informasi pribadi Anda. Dengan hilangnya unsur keamanan ini, hacker bisa mencuri informasi pribadi Anda, merusak perangkat, menyerang jaringan, atau menyalurkan malware, spyware, dan virus," tulis Apple dalam pernyataannya terkait soal jailbreak.
Awas, NSA Mata-matai Pengguna Angry Bird
VIVAnews - Game Angry Bird telah mendunia. Game besutan pengembang Finlandia itu telah diunduh 1,7 miliar dan dimainkan oleh sebagian besar pengguna ponsel dan tablet di seluruh penjuru Bumi.
Namun, mulai saat ini, pengguna game itu harus hati-hati. Sebab, bocoran dokumen rahasia Badan Keamanan Nasional AS (NSA) terbaru menunjukkan NSA bersama mitra intelijennya asal Inggris, GCHQ, secara rutin mengumpulkan data personal pengguna dari game ini.
Dilansir BBC, Selasa 28 Januari 2014, bocoran itu disampaikan oleh mantan kontraktor NSA, Edward Snowden. Dokumen juga mengungkapkan, NSA dan mitranya telah mengumpulkan informasi pengguna dari aplikasi mobile lain sejak 2007 silam.
Untuk skala pengumpulan informasi data pengguna dilaporkan belum jelas. Tapi, pengumpulan data meliputi pemetaan,gaming, aplikasi sosial media. Dalam aksinya, NSA disebut-sebut menggunakan teknik yang sama dalam menyusupi trafikmobile Internet dan data pesan teks.
Salah satu dokumen GCHQ tahun 2008 menunjukkan pengawasan secara efektif berjalan pada pengguna Google Maps.
Laporan mitra intelijen NSA ini juga mengatakan, pada tahun 2012 silam, NSA telah menyadap informasi pengguna Angry Bird dari ponsel Android.
Namun, GCHQ memilih bungkam soal penyadapan itu dan berkilah semua aktivitas yang dijalankan selama ini terotorisasi.
Bocoran ini seakan mematahkan klaim badan pemerintah AS itu yang menyatakan tidak tertarik mengumpulkan data selain target teroris yang telah ditetapkan.
"Pengumpulan informasi intelijen asing yang fokus pada komunikasi smartphone atau sosial media setiap hari pada warga AS adalah tidak benar," ujar NSA kala itu.
Dokumen NSA lain juga menggambarkan "gumpalan emas," sebuah portofolio sempurna yang memungkinkan analis NSA bisa mendapatkan informasi secara leluasa dari berbagai aplikasi termasuk jaringan ponsel yang terkoneksi, dokumen yang telah diunduh, website yang telah dikunjungi sampai daftar teman target yang diinginkan.
Sumber: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/477003-awas--nsa-mata-matai-pengguna-angry-bird
Misteri Aktivitas "UFO" di Area 51 Terungkap
VIVAnews - Teka-teki salah satu tempat paling misterius di dunia, Area 51, terungkap. Fasilitas rahasia milik militer Amerika Serikat di Gurun Nevada itu sebelumnya dihubungkan dengan riset UFO oleh militer AS.
Sebagaimana dilansir NBCnews, 18 Agustus 2013, Area 51 hanyalah fasilitas untuk menguji pesawat mata-mata milik AS, U-2, maupun pesawat rahasia lainnya.
Kepastian itu terungkap dalam dokumen yang bertitel "The Central Intelligence Agency and Overhead Reconnaissance: the U-2 and Oxcart Programs" milik agen intelijen AS, CIA.
Dokumen itu sebenarnya sudah dirilis pada Juni silam untuk memenuhi permintaan kebebasan informasi yang diajukan National Security Archive, Universitas George Washington pada 2005. "Ini resmi menandai penuntasan kerahasiaan tentang fakta Area 51," jelas Jeffrey Richelson, peneliti National Security Archive.
Dokumen itu juga menggambarkan bagaimana pejabat militer Amerika Serikat terlibat dalam mencari lokasi yang cocok untuk ujicoba rahasia perencanaan proyek pesawat terbang mata-mata di Gurun Nevada pada April 1955 silam.
Akhirnya, para pejabat militer itu memilih landasan udara dekat danau Groom Lake atau dekat timur laut Nevada Proving Ground, sebuah fasilitas milik Energy Commissions (AEC).
Penulis sejarah CIA, Gregory Pedlow dan Donald Welzenbach mengatakan, situs yang dijuluki Paradise Ranch atau surga peternakan itu pertama kali mengujicoba pesawat U-2 pada 4 Agustus 1955. Kemudian selama bertahun-tahun juga digunakan untuk pelatihan pilot U-2.
Fasilitas Groom Lake telah digunakan untuk pengembangan penerus pesawat mata-mata. Termasuk Lockheed A-12 Oxcart dan D-21 Tagboard, juga pesawat serang darat siluman satu-satunya di dunia milik angkatan udara AS, F-117.
Karena sifat kerahasiaan yang tinggi dan fasilitas yang dijaga ketat, baik dari darat maupun udara, memunculkan spekulasi bahwa pada fasilitas itu terdapat penampakan objek terbang misterius atau UFO selama beberapa dekade.
Klaim penampakan UFO yang dilaporkan itu didukung kondisi pencahayaan pada sore hari di udara. Pasalnya, saat matahari akan tenggelam, pesawat pada ketinggian 20 ribu kaki akan tampak gelap, sementara pesawat U-2 masih bisa menangkap kilatan cahaya matahari meski berada pada ketinggian 60 ribu kaki.
Dua penulis itu juga menambahkan pesawat U-2 dan Oxcart berkontribusi lebih dari setengah laporan UFO sepanjang 1950-an dan sebagian laporan pada 1960-an, meski klaim ini dibantah penyidik UFO, Stanton Friedman.
Sumber: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/437274-misteri-aktivitas--ufo--di-area-51-terungkap
8 Langkah Jitu Jika Ponsel Anda Tercebur Air
Beberapa wilayah Indonesia terus diguyur hujan selama seminggu terakhir. Akibatnya, sejumlah wilayah tak pelak terendam air. Di tengah cuaca hujan dan banjir, ponsel jadi salah satu perangkat elektronik yang rentan mengalami kerusakan.
Biasanya, kerusakan ponsel itu diawali ketika ponsel yang ada di saku celana terkena rembesan air hujan, atau apalagi jika ponsel itu tercebur ke air banjir. (Baca juga: 5 Ponsel Ini Siap Menerjang Banjir)
Tentu tidak seorang pun mau mengalaminya. Tapi, jika sampai hal itu terjadi, Anda tidak perlu khawatir. Kami memiliki beberapa langkah yang bisa Anda tempuh untuk memberikan "pertolongan pertama" apabila ponsel Anda terkena air.
Ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Yang paling pertama Anda lakukan adalah memastikan ponsel masih menyala atau tidak. Jika langsung mati, jangan langsung dihidupkan. Apabila masih menyala, segera matikan ponsel untuk menghindari korslet.
2. Lepas baterai, casing, dan aksesoris lainnya. Lalu, keringkan semuanya.
3. Untuk mengeringkan semua komponen itu harus menggunakan cahaya, misalnya mendekatkan dengan lampu. Hindari mengeringkan komponen dan ponsel dari cahaya matahari langsung, karena bisa menyebabkan rusaknya sel-sel warna pada layar LCD.
4. Atau sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan blower. Untuk kondisi banjir yang biasa mati lampu, Anda juga bisa menggunakan kipas sederhana untuk mengeringkan.
5. Kemudian, hilangkan titik-titik air yang terlihat. Anda bisa menggunakan kapas, tisu, atau bahan halus lainnya yang bisa menyerap air.
6. Jika memungkinkan, teteskan cairan khusus pada lubang connector charger pada ponsel, misalnya cairan alkohol atau parfum. Tujuannya untuk membersihkan connector dari cairan yang menimbulkan karat. Akan lebih baik lagi jika Anda menyemprotkan cairan contact cleaner anti-karat.
7. Biarkan ponsel selama satu atau dua hari sampai benar-benar kering. Kemudian coba hidupkan kembali.
8. Jika ponsel Anda tercebur cukup lama dan setelah melakukan langlah-langkah di atas tidak kunjung menyala, atau mati-hidup, bahkan mati total, segera bawa ke tempat servis resmi dan bergaransi. (ren)
Sumber: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/475052-8-langkah-jitu-jika-ponsel-anda-tercebur-air
Samsung Membuat Galaxy Glass
VIVAnews - Kacamata pintar menjadi perangkat wearable masa depan yang begitu umum sejak kemunculan Google Glass.
Kacamata besutan Google itu diharapkan bisa hadir untuk komersial dalam 12 bulan ini, sebab kemunculannya telah menarik perhatian penikmat teknologi di dunia.
Seperti biasa, seakan tak mau kalah dengan sang kompetitor, Samsung pun dikabarkan tengah mengembangkan kacamata pintar.
Menurut sumber anonim dari internal Samsung, dilansirDigitaltrends, Selasa 28 Januari 2014, kacamata yang dimaksud merupakan konsep baru perangkat wearable yang dapat mengarahkan pada kultur komunikasi yang lebih mengasyikkan.
Menurut sumber yang membeberkan pada media lokal, Korea Times, mengatakan fitur kacamata itu kemungkinan besar serupa dengan fitur yang terdapat pada jam tangan pintar Samsung, Galaxy Gear.
Kacamata pintar itu, kata sumber, juga mampu menjawab sebuah panggilan.
Nama kode kacamata itu pun dibuat hampir mirip dengan Google Glass, yakni Galaxy Glass. Diperkirakan kacamata pintar itu dalam tahap produksi yang publik belum dapat melihatnya.
Diramalkan jika Samsung benar mengembangkan kacamata itu, publik sudah bisa menikmati tampilannya bulan September mendatang.
Sejatinya, kabar kacamata Samsung telah muncul sejak tahun lalu melalui pengisian paten. Dalam deskripsi paten itu disebutkan lensa transparan yang menjulang di depan mata, lensa gaya kacamata hitam, gagang yang didesain lebih sporty dari Google Glass.
Desain kacamata itu juga terintegrasi dengan speaker meski dipasang agak ke depan. Seperti apa wujudnya? Menarik untuk ditunggu.
Sumber: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/477091-jegal-google-glass--samsung-bikin--galaxy-glass--
Kacamata besutan Google itu diharapkan bisa hadir untuk komersial dalam 12 bulan ini, sebab kemunculannya telah menarik perhatian penikmat teknologi di dunia.
Seperti biasa, seakan tak mau kalah dengan sang kompetitor, Samsung pun dikabarkan tengah mengembangkan kacamata pintar.
Menurut sumber anonim dari internal Samsung, dilansirDigitaltrends, Selasa 28 Januari 2014, kacamata yang dimaksud merupakan konsep baru perangkat wearable yang dapat mengarahkan pada kultur komunikasi yang lebih mengasyikkan.
Menurut sumber yang membeberkan pada media lokal, Korea Times, mengatakan fitur kacamata itu kemungkinan besar serupa dengan fitur yang terdapat pada jam tangan pintar Samsung, Galaxy Gear.
Kacamata pintar itu, kata sumber, juga mampu menjawab sebuah panggilan.

Gambar yang diduga konsep Samsung Galaxy Glass
Nama kode kacamata itu pun dibuat hampir mirip dengan Google Glass, yakni Galaxy Glass. Diperkirakan kacamata pintar itu dalam tahap produksi yang publik belum dapat melihatnya.
Diramalkan jika Samsung benar mengembangkan kacamata itu, publik sudah bisa menikmati tampilannya bulan September mendatang.
Sejatinya, kabar kacamata Samsung telah muncul sejak tahun lalu melalui pengisian paten. Dalam deskripsi paten itu disebutkan lensa transparan yang menjulang di depan mata, lensa gaya kacamata hitam, gagang yang didesain lebih sporty dari Google Glass.
Desain kacamata itu juga terintegrasi dengan speaker meski dipasang agak ke depan. Seperti apa wujudnya? Menarik untuk ditunggu.
Sumber: http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/477091-jegal-google-glass--samsung-bikin--galaxy-glass--
Thursday, 23 January 2014
Sehari, Whatsapp Kirim 54 Miliar Pesan
Layanan pesan instan lintas platfrom, WhatsApp, merupakan salah satu aplikasi berkirim pesan paling populer di dunia. Pernyataan itu sulit terbantahkan. Pasalnya, baru-baru ini Whatsapp merilis data terbaru dari jumlah pesan yang dikirim per harinya.
Melansir Ubergizmo, Rabu 22 Januari 2014, CEO Whatsapp, Jan Koum mengungkapkan, dalam sehari Whatsapp mengirimkan lebih dari 54 miliar pesan. Yang terdiri dari 18 miliar pesan masuk dan 36 miliar pesan keluar.
"Tentu jumlah pesan yang dikirimkan oleh Whatsapp berpotensi untuk mengalahkan jumlah pesan yang dilakukan oleh SMS. Tapi, kita harus melihat dahulu jumlah SMS dari data operator," kata Koum.
Laris-manisnya pengguna Whatsapp bukan tanpa alasan. Pasalnya, pengguna tidak perlu membayar untuk mengunduhnya, dan tidak ada biaya bulanan. Untuk bisa berkirim pesan, pengguna hanya tinggal mengaktifkan paket Internet di ponsel.
Sementara, jika menggunakan SMS, pengguna harus mengeluarkan biaya setiap kali mengirim pesan. Belum lagi apabila mengirim pesan ke luar negeri, pengguna harus mengeluarkan biaya lebih lagi.
Analis IT, Benedict Evans mengatakan, jumlah pesan yang dikirimkan Whatsapp telah melampaui jumlah pengirim SMS secara global. Itu dilhat dari beberapa perkiraan.
"Sampai saat ini, jumlah pengguna Whatsapp sudah mencapai lebih dari 430 juta di seluruh dunia. Itu menandakan bahwa Whatsapp merupakan layanan pesan instan berbasis Internet terpopuler di dunia," ungkap Koum, mengutip laman BGR.
Melansir Ubergizmo, Rabu 22 Januari 2014, CEO Whatsapp, Jan Koum mengungkapkan, dalam sehari Whatsapp mengirimkan lebih dari 54 miliar pesan. Yang terdiri dari 18 miliar pesan masuk dan 36 miliar pesan keluar.
"Tentu jumlah pesan yang dikirimkan oleh Whatsapp berpotensi untuk mengalahkan jumlah pesan yang dilakukan oleh SMS. Tapi, kita harus melihat dahulu jumlah SMS dari data operator," kata Koum.
Laris-manisnya pengguna Whatsapp bukan tanpa alasan. Pasalnya, pengguna tidak perlu membayar untuk mengunduhnya, dan tidak ada biaya bulanan. Untuk bisa berkirim pesan, pengguna hanya tinggal mengaktifkan paket Internet di ponsel.
Sementara, jika menggunakan SMS, pengguna harus mengeluarkan biaya setiap kali mengirim pesan. Belum lagi apabila mengirim pesan ke luar negeri, pengguna harus mengeluarkan biaya lebih lagi.
Analis IT, Benedict Evans mengatakan, jumlah pesan yang dikirimkan Whatsapp telah melampaui jumlah pengirim SMS secara global. Itu dilhat dari beberapa perkiraan.
"Sampai saat ini, jumlah pengguna Whatsapp sudah mencapai lebih dari 430 juta di seluruh dunia. Itu menandakan bahwa Whatsapp merupakan layanan pesan instan berbasis Internet terpopuler di dunia," ungkap Koum, mengutip laman BGR.
(ren)
Subscribe to:
Posts (Atom)
