Monday, 31 March 2014

Pulau Kelor, Pulau Onrust dan Pulau Cipir

Pulau Kelor



Pulau Kelor dahulu dikenal dengan nama Pulau Kherkof merupakan pulau yang berada pada gugusan Kepulauan Seribu. Secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu provinsi DKI Jakarta. Pulau Kelor terletak berdekatan dengan gugusan yang sama dengan Pulau Petondan Besar, Pulau Petondan Kecil, Pulau Kelapa, Pulau Onrust dan Pulau Bidadari.
Jaraknya ke Pantai Ancol sekitar 1,8 kilometer atau satu jam pelayaran dengan kapal motor. Di pulau ini terdapat peninggalan Belanda berupa galangan kapal dan benteng yang dibangun VOC untuk menghadapi serangan Portugis di abad ke 17. Di sini juga terdapat kuburan Kapal Tujuh atau Sevent Provincien serta awak kapal berbangsa Indonesia yang memberontak dan akhirnya gugur di tangan Belanda.

Pulau Onrust


Pulau Onrust merupakan salah satu pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta yang letaknya berdekatan dengan Pulau Bidadari. Pada masa kolonial Belanda, rakyat sekitar menyebut pulau ini adalah Pulau Kapal karena di pulau ini sering sekali dikunjungi kapal-kapal Belanda sebelum menuju Batavia. Di dalam pulau ini terdapat banyak peninggalan arkeologi pada masa kolonial Belanda dan juga sebuah rumah yang masih utuh dan dijadikan Museum Pulau Onrust.
Nama 'Onrust' sendiri diambil dari bahasa Belanda yang berarti 'Tidak Pernah Beristirahat' atau dalam bahasa Inggrisnya adalah 'Unrest'.
Terdapat pula sebuah makam yang konon kabarnya merupakan makam dari pemimpin pemberontakan DI/TII yaitu Kartosoewirjo.
Sejarah
Pulau Onrust merupakan pelabuhan VOC sebelum pindah ke pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. Pulau Onrust ini juga merupakan markas tentara penjajah Belanda sebelum masuk Jakarta dan mendudukinya. Di pulau inilah tentara Belanda melakukan aktivitas bongkar muat logistik perang.
Tahun 1930-an, Pulau Onrust juga menjadi asrama haji sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Para calon haji di Pulau Onrust diadaptasikan dengan udara laut karena zaman dahulu mereka naik kapal laut sebelum menuju ke Arab Saudi. Di pulau ini masih terlihat bangunan-bangunan peninggalan penjajah Belanda seperti benteng dan pelabuhan kuno.
Pulau-pulau lain di sekitarnya seperti Pulau Bidadari (dahulu bernama Pulau Sakit), Pulau Cipir (Pulau Kahyangan) dan Pulau Kelor dibangun untuk menjadi pendukung pulau ini. Fasilitas di sini pernah dihancurkan dua kali oleh Britania Raya pada tahun 1800-an namun setelah itu dibangun kembali oleh Belanda termasuk pembangunan asrama haji.

Pulau Cipir



Dulu, jema’ah haji yang baru tiba dari tanah suci pertama kali turun di Pulau Cipir. Para jema’ah haji itu satu persatu diperiksa kesehatannya, jika mereka membawa bibit penyakit menular, berarti harus tinggal di stasiun karantina di Pulau Cipir, namun untuk jema’ah yang dinyatakan sehat akan dibawa ke Pulau Onrust. Pulau dengan pasir putihnya ini punya nama lain Pulau Kahyangan atau Pulau Nirwana. Di ujung Pulau Cipir terdapat beberapa pondasi Jembatan Ponton. Jembatan ini diperkirakan telah ada sejak tahun 1911. Jika air laut sedang surut, Anda bisa menyaksikan susunan batu bata merah yang tersusun menjadi bangunan pondasi dermaga kecil yang dulunya digunakan untuk menerima kedatangan para jemaah haji yang akan dikarantina di pulau ini.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Kelor
http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Onrust
http://photopackerphotopackers.wordpress.com/destinations/pulau-kelor-pulau-cipir-pulau-onrust/

Monday, 24 March 2014

2 Jam Bertemu Obama, Bos Google dan Facebook Bungkam



KOMPAS.com — Presiden Barack Obama, Jumat (21/3/2014), berusaha meyakinkan para eksekutif industri internet dan teknologi informasi (TI) terkemuka bahwa pemerintahannya berkomitmen melindungi privasi individu.

Obama mengumpulkan para petinggi industri bidang tersebut, tepat seminggu sebelum tenggat waktu yang dia tetapkan sendiri untuk kajian ulang atas program Badan Keamanan Nasional AS (NSA).

CEO dari Facebook, Google, Netflix, dan industri sejenis menghabiskan waktu lebih dari dua jam bersama Obama di Gedung Putih. Mereka membahas keprihatinan soal pemantauan NSA yang mengundang kemarahan para pelaku industri internet dan TI.

Setelah pertemuan selesai, para petinggi industri tersebut tak memberi komentar apa pun kepada para wartawan di Gedung Putih.

"Presiden menegaskan kembali komitmen pemerintahannya untuk mengambil langkah-langkah yang dapat memberikan keyakinan yang lebih besar kepada orang-orang bahwa hak-hak mereka dilindungi sambil menjaga obyek vital yang membuat kita aman," demikian pernyataan Gedung Putih.

Batas waktu kajian ulang atas program pemantauan NSA adalah 28 Maret 2014. Pada tanggal itu, laporan kajian sudah harus diberikan oleh Departemen Kehakiman.

Masalah pemantauan NSA ini mencuat setelah salah satu mantan kontraktor NSA, Edward Snowden, mengungkap bahwa program itu cenderung menjadi program mata-mata, termasuk menyadap pembicaraan telepon dan data internet.

Menjelang pertemuan para hari Jumat, bos Facebook, Mark Zuckerberg, di laman pribadinya mengutuk praktik mata-mata oleh pemerintahan Obama. Facebook kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa Zuckerberg menyampaikan langsung kepada Obama soal keprihatinannya atas praktik NSA. Menurut Facebook, Zuckerberg juga mengapresiasi pendekatan personal yang dilakukan Obama.

Isu pemantauan NSA juga telah mendorong Google meningkatkan kemampuan enkripsi pada layanan e-mail mereka. Layanan ini dibuat untuk mempersulit lembaga semacam NSA meretas pesan di antara para pengguna layanan tersebut. Yahoo pun sudah mengeluarkan janji akan segera menyusul langkah Google.

Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2014/03/22/1012027/2.Jam.Bertemu.Obama.Bos.Google.dan.Facebook.Bungkam

LG Merilis Lampu Bohlam Pintar, Bisa Terkoneksi dengan Ponsel via Bluetooth dan WiFi



LG Electronics baru saja memperkenalkan satu inovasi terbarunya, yakni lampu bohlam pintar. Bohlam pintar ini dapat terkoneksi dengan perangkat Android dan iOS anda lewat jaringan Bluetooth dan Wi-Fi.
Lampu bohlam pintar dari LG ini diklaim hanya memerlukan daya sebesar 10 watt saja dan kompatibel dengan sistem operasi Android 4.3 keatas dan iOS 6 keatas. Selain itu, lampu bohlam pintar ini juga memiliki fitur mode keamanan. Saat mode keamanan diaktifkan dan anda berada di luar rumah (lampu tidak terkoneksi dengan ponsel/tablet anda, lampu akan otomatis menyala saat waktu sudah malam dan akan otomatis mati kembali saat pagi hari.
Selain menawarkan mode keamanan, bohlam pintar ini juga menawarkan kemudahan bagi anda yang senang bermalas-malasan. Anda dapat mematikan atau menyalakan lampu secara langsung dari ponsel atau tablet tanpa perlu beranjak dari sofa atau tempat tidur.
Anda tertarik? Di Korea, LG membanderol si bohlam pintar ini dengan harga 35.000 Won atau sekitar $32 (Rp. 350.000). Sayangnya, LG belum mengumumkan kapankah bohlam pintar ini akan tersedia di luar Korea Selatan. Kita tunggu saja kehadirannya.
via lg korea

Android Nokia



KOMPAS.com — Nokia sudah menaruh perhatian pada Android sejak tiga tahun lalu. Namun, Nokia malu-malu mengadopsi Android karena telanjur menjalin kemitraan eksklusif dengan Windows Phone. Sebagai jalan tengah dan agar terlihat tidak bergantung sepenuhnya pada Google, Nokia melakukan modifikasi besar pada sistem robot hijau hingga terciptalah Android rasa Windows Phone.

Eksperimen Nokia terhadap Android sudah dimulai sejak 2011. Tanda-tanda itu terlihat ketika beredar foto ponsel Nokia N9 yang menjalankan Android 2.3. Foto ini diyakini bukan rekayasa.

Nokia menjadi "pengagum rahasia" sistem operasi Android. Bahkan, CEO Nokia Stephen Elop dibuat galau. Ia mempertimbangkan agar Nokia mengadopsi Android demi menyelamatkan bisnis ponselnya yang sedang terpuruk. Terlebih lagi, pertumbuhan pengguna Android sangat pesat serta mendapat banyak dukungan dari pengembang aplikasi.

Sekitar akhir tahun 2013, seorang sumber tepercaya mengatakan kepada KompasTeknobahwa Nokia memang serius menggarap Android. Namun, sumber itu mengatakan, Android yang dikembangkan Nokia ini lain daripada yang lain.

Kepala Desain User Interface Nokia saat itu, Peter Skillman, disebut-sebut sebagai orang yang berperan besar dalam pengembangan Android di Nokia. Selain Skillman, ada Egil Kvaleberg yang memimpin penelitian dan pengembangan, desain sistem, dan arsitektur ponsel Android Nokia.

Beberapa pekan kemudian, beredar kabar Nokia sedang mengerjakan proyek yang disebut "Asha on Linux".

Dengan status super-rahasia, Nokia memproduksi 10.000 unit perangkat purwarupa yang secara fisik mirip ponsel seri Asha tetapi menjalankan Android. Perangkat ini diproduksi oleh pemanufaktur Foxconn di China dan menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 200 seri 8225Q.

Karyawan Nokia menyebut perangkat itu dengan kode nama "Normandy." Ini hanyalah sebuah kode nama, bukan merek dagang ataupun nama resmi untuk dipasarkan.

Hingga pada Januari 2014, beredar kabar bahwa ponsel pintar Android itu diberi nama resmi Nokia X.

Ini bukan seperti Android yang diadopsi oleh Samsung, Sony, HTC, dan produsen ponsel lainnya. Proyek ini hanya memanfaatkan sistem operasi Android yang bersifat open source(terbuka) tetapi tidak menyertakan layanan atau aplikasi Google. 

Sejak awal, KompasTekno meyakini bahwa Android yang dikembangkan Nokia mirip seperti sistem pada tablet Kindle Fire buatan Amazon. Perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat itu tidak memungkinkan pengguna Kindle Fire untuk mengunjungi Google Play Store, atau berselancar internet dengan Chrome, atau memakai aplikasi asli Gmail.

Pengembangan Android terus berlanjut meskipun unit bisnis ponsel Nokia dibeli oleh Microsoft pada September 2013.

The Verge melaporkan, Microsoft terkesan "tidak suka" dengan proyek Android yang dijalani Nokia. "Ada terlalu banyak intrik politik" dengan keputusan Nokia mengadopsi Android. Peluncuran Android Nokia bahkan dikabarkan terancam batal. Di sisi lain, beberapa petinggi Microsoft menilai ponsel Android dari Nokia dapat menjadi kuda troya untuk meningkatkan adopsi Windows Phone.

Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2014/03/03/1102341/Sejarah.Kelahiran.Android.Nokia.X